Perawatan Berkala Sistem Pembuatan Es Balok Tenaga Surya di Teluk Alulu

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki ribuan pulau yang membentang mulai dari Sabang sampai Merauke. Di antara ribuan pulau tersebut, banyak pulau kecil yang tersebar di wilayah Indonesia yang bahkan berada di wilayah paling luar di Indonesia. Salah satunya adalah Pulau Maratua.

Pulau Maratua terletak di sebelah Timur Laut Kalimantan. Pulau ini termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Terdapat empat kampung di sana yaitu Kampung Bohe Silian, Payung-payung, Teluk Harapan dan Teluk Alulu. Sebagian besar penduduk Pulau Maratua bekerja sebagai nelayan. Ketika melaut, para nelayan harus membawa es balok yang digunakan untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan. Selama ini, untuk mendapat es balok tersebut, para nelayan harus pergi ke Kecamatan Tanjung Redep yang merupakan ibukota Kabupaten Berau terlebih dahulu. Hal tersebut tentu saja sangat tidak efektif dan efisien baik dalam hal waktu maupun biaya.

Sejak tahun 2018 lalu (2018), sebuah sistem pembuatan es balok  bertenaga surya di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua telah terbangun berkat kerjasama antara Millennium Challenge Account Indonesia (MCAI) dan Konsorsium Javlec. Sebagai salah satu anggota konsorsium, Yayasan Energi Bersih Indonesia (EnerBI) bertugas sebagai perencana dan pembangun sistem pembuatan es balok tenaga surya tersebut. Sebagaimana namanya, sistem ini menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi utama dan mesin es balok dengan kapasitas produksi harian mencapai 1 ton. Panel surya yang terpasang sebanyak 280 buah dengan daya masing-masing 200 Wp sehingga total daya terpasang adalah 56.000 Wp.

Sejak fasilitas ini dibangun, nelayan sudah mendapatkan manfaat dalam bentuk kemudahan mendapatkan es balok serta menurunkan biaya operasional nelayan. Nelayan di Pulau Maratua tidak perlu lagi menempuh jarak yang jauh hanya untuk mendapatkan es balok.

Untuk menjaga keberlanjutan sistem ini, pemeliharaan berkala harus terus dilakukan. Sejak Selasa, 19 Februari 2019 lalu, tim dari Yayasan Enerbi bersama vendor mesin es balok melakukan pengecekan sistem ini. Beberapa bagian sistem yang dicek antara lain kondisi panel surya, baterai, inverter, solar charger controller dan mesin es balok. Sejak dibangun tahun lalu, sistem masih dapat berjalan dengan baik. Panel surya yang terpasang dalam kondisi bersih dan baik. Perawatan panel surya dilakukan dengan mengecek secara berkala permukaan panel surya, apakah terhalang oleh bayangan atau tidak pada siang hari. Selain itu, kabel yang menghubungkan antarpanel surya juga perlu diperhatikan, apakah ada kabel yang putus atau tidak. Demikian juga dengan baterai, inverter dan solar charger controller perlu dicek secara rutin. Baterai sebagai sistem penyimpan daya perlu dicek kondisi fisik baterai dan kondisi terminasi baterai apakah ada yang berkarat atau tidak. Penggantian oli mesin dilakukan pada mesin es balok karena sudah setahun masa operasi. Penggantian ini perlu dilakukan secara rutin supaya mesin es balok dapat beroperasi dengan baik serta memiliki masa pakai yang panjang.