Monthly Archives: May 2017

Menghemat Energi Mulai dari Rumah

Masalah energi di Indonesia memang tidak pernah berhenti diperbincangkan dari dulu sampai sekarang, oleh siapa saja dan di mana saja, mulai dari tukang becak, sopir angkot, sampai pejabat tinggi negara seperti anggota DPR dan partai politik. Dibicarakandi berbagai tempat, mulai di angkringan, warteg, kafe, hingga diseminarkan di hotel berbintang lima. Isu yang dibicarakan juga beragam, mulai dari isu ketersediaan energi (energy supplay), impor BBM, teknologi konversi, subsidi, konservasi dan penghematan energi, energi terbarukan, hingga kepentingan politik yang menyertai isu seputar energi.

Kelas Menengah dan Konsumsi Energi

Kelas menengah Indonesia dengan jumlah hampir 60% dari total penduduk sekitar 250 juta jiwa telah menjadi sebuah definisi dari sekelompok kelas yang muncul belakangan dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Apakah terdapat korelasi langsung antara munculnya kelas menengah dengan tingkat konsumsi energi? Sebelum lebih jauh, mari kita lihat beberapa definisi kelas menengah yang ada. Menurut Asia Develompment Bank (ADB), kelas menengah Indonesia adalah kelompok dengan pengeluaran antara USD 2-20 per hari. ADB masih membagi kelas menengah menjadi tiga tingkatan yaitu lower (pengeluaran